Konferensi Meja Bundar

Penandatanganan hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) merupakan titik pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh Belanda dan berakhirnya periode perjuangan bersenjata untuk menegaskan dan mempertahankan kemerdekaan. Setelah persetujuan KMB tersebut, Pasukan Pemerintahan/TNI yang berada di sekitar kota diperintahkan untuk masuk ke Kota Yogyakarta termasuk Bagian Code yang sebelumnya bertempat di Dekso. Bagian Code menempati sebuah gedung sekolah di dekat Stadion Kridosono yang merupakan juga Markas PHB Angkatan Perang.



Konferensi Meja Bundar

Setelah pengakuan kedaulatan inilah Dinas Kode mengenal menggunaan mesin-mesin sandi untuk mendukung kegiatan komunikasi rahasia. Kemudian pada bulan Desember 1949 dikirimlah 3 (tiga) orang CDO, Munarjo, Sumarkidjo dan Maryono Idris Sunarmo, untuk memperdalam ilmu kriptologi di Belanda.



Code Officer yang ditugaskan belajar ke Belanda

Sumber:
Museum Sandi, Kompleks Museum Perjuangan
Jl. Kolonel Sugiyono No. 24 Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta

Posted under Sejarah Persandian RI

This post was written by zakimath on August 10, 2008

2 Comments so far

  1. Ikko December 13, 2008 10:16 am

    Terima kasih artikelx,.Pas skali bwt se yg tiba2 buth info seperti ini,.

  2. admin-sandi December 31, 2008 11:26 am

    @ikko: sama2… :)

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.

More Blog Post